Badai Datang! Seperti dilansir CNBC Indonesia - Harga emas babak belur pada perdagangan Rabu setelah pengumuman keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (18/3/2026) ditutup di posisi US$4817,63 per troy ons. Harganya jeblok 3,73%.
Harga tersebut adalah yang terendah sejak 5 Februari 2026 atau lebih dari sebulan (US$ 4769,89). Pelemahan sebesar 3,7% dalam sehari kemarin juga menjadi yang terdalam sejak 5 Februari 2026 (3,87%).
Harga emas mulai bangkit pada hari ini, Kamis (19/3/2026). Pada Kamis pukul 06.24 WIB, harga emas diperdagangkan di US$ 4832,52 per troy ons atau menguat 0,31%.
* Sumber artikel CNBC Indonesia "Badai Datang! Harga Emas Hancur, Jatuh ke Level Terendah
Konflik antara AS dan Israel melawan Iran yang telah memasuki pekan ketiga turut memperburuk kondisi pasar. Gangguan pada perdagangan energi meningkatkan kekhawatiran akan lonjakan inflasi global.
Situasi semakin memanas setelah Israel mengeklaim telah menewaskan kepala keamanan Iran. Di sisi lain, pejabat senior Iran menyatakan bahwa pemimpin tertinggi baru menolak upaya de-eskalasi dan menuntut agar Israel serta AS dibawa bertekuk lutut.
Di pasar logam lainnya, harga perak turun 1,5 persen menjadi USD 79,55 per ons. Sementara platinum naik 0,6 persen ke USD 2.129,53 dan palladium menguat 0,7 persen ke USD 1.609,70.


0 komentar:
Posting Komentar